Surat Perjanjian Kerjasama Perawatan Dan Perbaikan Kendaraan

9 pages
1,056 views

Please download to get full document.

View again

of 9
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
tata cara kontrak servicce
Transcript
    01/SPKPP/WBP/2016    Surat Perjanjian Kerjasama Perawatan dan Perbaikan   halaman 1 dari 9   Pihak I Pihak II FPWP-PB- 05-02   Rev. : 02, 07 Okt. SURAT PERJANJIAN KERJASAMA PERAWATAN DAN PERBAIKAN KENDARAAN (SPKPP)  Antara PT. WASKITA BETON PRECAST Dengan PT. INDOMOBIL PRIMA NIAGA Nomor : 01/SPKPP/WBP/2016 Perjanjian kerjasama Perawatan dan Perbaikan Kendaraan ini dibuat pada hari ini Selasa tanggal  Sembilan Belas bulan  April tahun Dua Ribu Enam Belas , oleh dan antara : 1.   PT. WASKITA BETON PRECAST,  sebuah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia, berkedudukan Di Jl. MT Haryono NO.10 RT011/011 Kel. Cipinang Cempedak Kec. Jatinegara Jakarta Timur dalam melakukan perbuatan hukum ini diwakili oleh Ir. Anugrianto  sebagai Kepala Departemen Produksi dan Procurement PT. WASKITA BETON PRECAST dan oleh karenanya bertindak untuk dan atas nama PT. WASKITA BETON PRECAST (untuk selanjutnya disebut sebagai “  WASKITA ”) . 2.   PT. INDOMOBIL PRIMA NIAGA , sebuah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia, berkedudukan di Jakarta Timur dan beralamat di Wisma Indomobil 1, Jl. MT Haryono kav 8, Jakarta Timur 13330 ,dalam melakukan perbuatan hukum ini diwakili oleh  Iwan Gunarso Hendrata  dan  Slamet Harianto  menurut keterangannya sebagai Direktur Utama dan Direktur PT. Indomobil Prima Niaga, dan oleh karenanya bertindak untuk dan atas nama PT. Indomobil Prima Niaga (untuk selanjutnya disebut sebagai “ IPN ”) .   WASKITA dan IPN, yang untuk selanjutnya disebut sebagai “ Para Pihak  ” dan secara sendiri - sendiri disebut “ Pihak  ”, terlebih dahulu hendak menerangkan hal -hal sebagai berikut : Bahwa. WASKITA adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang konstruksi.  Yang mempunyai Kendaraan bermotor merek Hino sebagai alat transportasi dan penunjang kegiatan usahanya dan bermaksud untuk mengadakan kerja sama dengan pihak lain dalam rangka perawatan dan perbaikan Kendaraan milik WASKITA tersebut. Bahwa. IPN adalah Dealer Kendaraan bermotor merek HINO yang juga memiliki bengkel yang menyediakan jasa perawatan dan perbaikan terhadap Kendaraan bermotor merek HINO, dengan kantor cabang beralamat di Jl. Danau Sunter Selatan Blok O-III No. 55  –  56, Sunter Agung Podomoro, Jakarta Utara. Bahwa. IPN telah ditunjuk oleh WASKITA untuk bertindak sebagai bengkel yang menyediakan jasa perawatan dan perbaikan terhadap sejumlah Kendaraan bermotor merek HINO milik WASKITA Bahwa. IPN telah menyetujui penunjukan di atas dan akan melakukan perawatan dan perbaikan terhadap Kendaraan. WASKITA sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan yang diatur dalam Perjanjian ini.    01/SPKPP/WBP/2016    Surat Perjanjian Kerjasama Perawatan dan Perbaikan   halaman 2 dari 9   Pihak I Pihak II FPWP-PB- 05-02   Rev. : 02, 07 Okt. Selanjutnya, Para Pihak, masing-masing dalam kapasitas sebagaimana tersebut, setuju dan sepakat untuk mengikatkan diri kepada Perjanjian Kerjasama Perawatan dan Perbaikan Kendaraan ini (yang bersama-sama dengan lampiran, perubahan, penambahan maupun perpanjangannya disebut sebagai “ Perjanjian ”), dengan syarat -syarat dan ketentuan sebagai berikut : PASAL 1 D E F I N I S I Sepanjang secara tegas tidak ditentukan lain dalam Perjanjian ini, tiap istilah yang disebut di bawah ini mempunyai pengertian sebagai berikut : 1.    “Kendaraan”, yang dimaksud dengan Kendaraan adalah semua Kendaraan bermotor merek HINO baik roda empat, maupun lebih milik PT. WASKITA BETON PRECAST. 2.    “Surat Perintah Kerja (SPK)”, yang dimaksud dengan Surat Perintah Kerja (SPK) adalah surat-surat yang berisi perintah untuk pengerjaan servis Kendaraan milik WASKITA yang telah di tanda tangani oleh pihak WASKITA yang berwenang dan ditujukan kepada IPN. 3.    “Perintah Kerja Bengkel” (PKB)”, yang dimaksud dengan Perintah Kerja Bengkel (PKB) adalah surat-surat yang dibuat oleh IPN untuk pengerjaan servis. 4.    “Servis” adalah perbaikan dan/atau pemeliharaan Kendaraan PASAL 2 POKOK PERJANJIAN WASKITA dengan ini mengikatkan diri untuk bekerja sama dengan IPN yang dengan ini pula mengikatkan diri untuk bekerja sama dengan WASKITA dalam hal pemeriksaan, perawatan, penggantian suku cadang/ sparepart   dan/atau perbaikan lainnya atas Kendaraan WASKITA berdasarkan Perjanjian ini. PASAL 3 PERIODE PERJANJIAN 1.   Perjanjian ini mulai berlaku terhitung sejak tanggal 1 Mei 2016 untuk jangka waktu 1 (satu) tahun, sehingga dengan demikian akan berakhir pada tanggal 30 April 2017. 2.   Perjanjian ini dapat diperpanjang setelah berakhirnya masa atau jangka waktu Perjanjian dengan pemberitahuan secara tertulis terlebih dahulu oleh WASKITA dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sebelum Perjanjian ini berakhir. 3.   WASKITA maupun IPN dapat mengakhiri Perjanjian kerjasama ini apabila salah satu Pihak tidak menjalankan kewajibannya sesuai dengan Perjanjian ini. 4.    Apabila dikemudian hari selama berlangsungnya Perjanjian ini, salah satu Pihak berkeinginan untuk mengakhiri Perjanjian ini, maka Pihak yang akan mengakhiri Perjanjian ini wajib memberitahukan terlebih dahulu hal tersebut secara tertulis kepada Pihak lainnya dalam waktu minimal 1 (satu) bulan sebelum tanggal pengakhiran.    01/SPKPP/WBP/2016    Surat Perjanjian Kerjasama Perawatan dan Perbaikan   halaman 3 dari 9   Pihak I Pihak II FPWP-PB- 05-02   Rev. : 02, 07 Okt. 5.   Untuk pengakhiran Perjanjian ini sebagaimana tersebut di atas, Para Pihak setuju dan sepakat untuk mengesampingkan berlakunya ketentuan Pasal 1266 Kitab Undang Undang Hukum Perdata. 6.   Seluruh hak dan kewajiban Para Pihak yang timbul sebelum pengakhiran Perjanjian ini wajib dipenuhi masing-masing Pihak. PASAL 4 RUANG LINGKUP PEKERJAAN 1.   Para Pihak sepakat bahwa ruang lingkup pekerjaan pemeriksaan, perawatan, penggantian suku cadang/ sparepart   dan/atau perbaikan lainnya atas Kendaraan WASKITA yang akan dilakukan IPN adalah sebagaimana tersebut dalam buku servis yaitu buku yang memuat  jadwal perawatan berkala (untuk selanjutnya disebut sebagai “ Pekerjaan ”.)  2.   Pekerjaan dapat dilakukan oleh pihak IPN melalui 3 (tiga) mekanisme sebagai berikut : a.   WASKITA akan mengirimkan Kendaraannya ke bengkel IPN di Jl. Danau Sunter Selatan Blok O-III No. 55  –  56, Sunter Agung Podomoro, Jakarta Utara untuk di servis. b.   IPN akan mengirimkan Service Car   (Kendaraan servis) dan mekanik ke lokasi yang disepakati Para Pihak   , yaitu di Jl. MT. Haryono No. 10 RT. 011/011, Kel. Cipinang Cempedak, Kec. Jatinegara, Jakarta Timur / Pool PT. Waskita. Dengan biaya kunjungan yang ditentukan oleh IPN. c.   Dalam keadaan mendesak di mana Kendaraan WASKITA tidak dapat dibawa ke   pool karena rusak atau mogok, maka IPN akan melaksanakan kunjungan dengan ketentuan WASKITA akan dikenakan biaya khusus, yaitu biaya transportasi sebesar Rp. 3000,- (Tiga ribu rupiah) per km dihitung dari Bengkel IPN ke lokasi Kendaraan WASKITA yang rusak, dihitung pergi-pulang serta biaya akomodasi Rp. 500.000,-(lima ratus ribu rupiah) per malam, jika dalam melaksanakan Pekerjaan memerlukan akomodasi. Pelaksanaan mekanisme ini akan dikaji ulang oleh Para Pihak setelah 1 (satu) tahun beroperasi. PASAL 5 PENYERAHAN KENDARAAN 1.   Penyerahan Kendaraan oleh WASKITA harus dilengkapi dengan Surat Perintah Kerja (SPK) yang telah disetujui dan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang dari WASKITA. 2.   Setelah WASKITA menyetujui perkiraan biaya servis yang dibuat oleh IPN dengan menandatangani pada perkiraan biaya tersebut, maka IPN akan membuat dan menyerahkan tembusan Perintah Kerja Bengkel (PKB) kepada WASKITA. Selama WASKITA belum memberikan persetujuan atas perkiraan biaya servis Kendaraan, maka IPN tidak akan membuatkan surat Perintah Kerja Bengkel (PKB). 3.   IPN dapat langsung membuat Perintah Kerja Bengkel (PKB) seketika setelah diterimanya Surat Perintah Kerja (SPK) dari WASKITAdalam hal servis.    01/SPKPP/WBP/2016    Surat Perjanjian Kerjasama Perawatan dan Perbaikan   halaman 4 dari 9   Pihak I Pihak II FPWP-PB- 05-02   Rev. : 02, 07 Okt. PASAL 6 PENGEMBALIAN KENDARAAN 1.   IPN akan memberitahukan kepada WASKITA secara lisan, segera setelah pengerjaan servis Kendaraan telah selesai dilaksanakan. 2.   IPN hanya akan menyerahkan Kendaraan berikut suku cadang yang rusak kepada WASKITA berdasarkan pada penyerahan bukti tembusan PKB oleh WASKITA. PASAL 7 BIAYA DAN TATA CARA PEMBAYARAN 1.   Besar biaya Pekerjaan yang harus dibayarkan oleh WASKITA kepada IPN akan ditetapkan berdasarkan nilai suku cadang dan ongkos jasa yang disepakati oleh Para Pihak sebagaimana tercantum dalam estimasi biaya Pekerjaan. 2.   Besar biaya suku cadang yang ditagihkan ke WASKITA adalah nilai yang tercantum dalam price list   yang berlaku dengan diskon sebesar 20% (Dua Puluh persen) untuk semua suku cadang yang digunakan. 3.   Besar biaya ongkos kerja yang akan ditagihkan ke WASKITA sebesar Rp. 175.000,- (seratus tujuh puluh lima ribu rupiah) per jam dari Flate Rate. 4.   IPN dapat mengajukan permohonan pembayaran kepada WASKITA setiap bulannya dengan melampirkan antara lain: (i) Invoice  , (ii) Kwitansi bermaterai cukup, (iii) Foto copy persetujuan dari WASKITA atas setiap penggantian suku cadang dan/atau perbaikan lainnya. Pembayaran biaya Pekerjaan sebagaimana disebutkan dalam ayat (1) di atas akan dilakukan oleh WASKITA dalam waktu selambat-lambatnya 30 (Tiga Puluh) hari dari tanggal invoice diterima oleh kantor cabang WASKITA di Jakarta. 5.   IPN dapat menghentikan pelaksanaan servis sementara bila ada Account Receivable (AR) yang overdue lebih dari 30 (Tiga puluh) hari, sampai ada pembayaran lunas atas AR yang overdue tersebut. 6.   Pembayaran biaya Pekerjaan akan dilakukan WASKITA kepada IPN melalui transfer antar bank, dengan rekening yang dituju sebagai berikut : Bank : Bank Central Asia, KCP Pantai Indah Kapuk Nomor Rekening 874.060.4300 a.n PT. INDOMOBIL PRIMA NIAGA PASAL 8 BATAS NILAI BIAYA SERVIS 1.   IPN akan memberikan batas nilai maksimum biaya servis atas Kendaraan adalah sebesar Rp. 100.000.000 (Seratus Juta Rupiah). 2.   Batas nilai maksimum biaya servis sebagaimana tercantum dalam pasal 8 Ayat (1) Perjanjian merupakan batas maksimal tagihan yang diberikan IPN kepada WASKITA. Apabila sudah mencapai batas maksimum maka, WASKITA wajib melunasi jumlah tagihan yang sudah melewati batas pembayaran yang tercantum pada pasal 7 ayat (4) Perjanjian terlebih dahulu. Jika WASKITA belum melaksanakan kewajibannya untuk membayar tagihan atas biaya servis Kendaraan, maka IPN untuk sementara waktu berhak menghentikan seluruh pekerjaan servis atas Kendaraan sampai dengan WASKITA melakukan pembayaran atas tagihan yang disebutkan pada ayat ini.
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks