Kom Unitas

3 pages
11 views

Please download to get full document.

View again

of 3
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
kearifan lokal
Transcript
  Sebut dan jelaskan Faktor penghambat pengembangan kesehatan di indonesia jika dilihat dari sudut sosial budaya. Jawaban: Faktor penghambat pengembangan kesehatan di indonesia jika dilihat dari sudut sosial  budaya diantara nya yaitu 1.    Faktor Agama dan Kepercayaan Gaib Non Religi . Agama yang hidup di tanah air memiliki nilai dan norma pembentukan mental bangsa di  bidang ritual dan seremonial serta akhlak berupa moral serta etika dan tatakrama dalam kehidupan. Khusus dalam hal pembangunan kesehatan di Indonesia, banyak didapatkan data tentang pengaruh kepercayaan yang dapat menghambat upaya pembinaan kesehatan secara  biomedis. Misalnya kepercayaan bahwa penyakit seseorang disebabkan oleh campur tangan agen penyakit yang bersumber dari luar diri dan luar lingkungan alam manusia. Di samping itu  banyak pula kepercayaan   tentang penyakit diare balita di berbagai wilayah di Indonesia ciri    pertumbuhan seperti: mau pandai jalan dan bicara”, tumbuh gigi ,   dsb. Penderita tidak diobati, dibiarkan mengalami dehidrasi   (kekurangan cairan tubuh) lebih lama dan bisa membawa kematian   (Depkes, 1986:77). 2.   Faktor Ekonomi Sebagian besar warga masyarakat pedesaan dan pinggiran kota yang miskin (40% penduduk Indonesia dari acuan sembilan bahan pokok/dapur), merasa berat memikul biaya pengobatan  biomedis yang diselenggarakan di puskesmas, rumah sakit dan klinik pemerintah, terutama yang diselenggarakan swasta. Warga masyarakat sering menghindari pengobatan biomedis, pergi ke  penyembuh medis tradisional yang biayanya sukarela atau pengobatan sendiri (Boedhihartono, 1989:17; Soenardi, 1989:86). 3.   Faktor Ilmu Pengetahuan Hambatan dari segi ilmu pengetahuan, dapat bersumber dari lembaga pengembangan ilmu  pengetahuan biomedis, dari sistem medis tradisional serta dari warga masyarakat. Dari bagian medis tradisional lain lagi. Sistem pengetahuan dari pelayanan kesehatan secara tradisional banyak yang  bersifat lisan dan karena itu sulit dimengerti, diawasi dan dibakukan. 4.   Faktor teknologi Dari sistem medis modern, banyak alat diagnosa dan therapi baru belum dimiliki oleh kebanyakan rumah sakit dan puskesmas daerah, khususnya Tingkat II dan Kecamatan. Adapun dari sistem medis tradisional sering sekali menggunakan peralatanperalatan dari benda-benda yang kurang higienis atau tidak steril, sehingga terjadi dampak negatif.  Pendapat: Disini saya akan menambahkan jawaban dari saudara  blabla Menurut pendapat saya Faktor  penghambat pengembangan kesehatan di indonesia jika dilihat dari sudut sosial budaya yaitu 1.   Faktor organisasi sosial Pranata sosial di desa, ujung tombak pembangunan kesehatan nasional belum manggembirakan. Misalnya posyandu sebagai inti kekuatan pranata kesehatan di pedalaman, banyak yang tersendat  bahkan mati. Terkadang disebabkan warga masyarakat yang suami-istri sama-sama bekerja. Atau anak mereka banyak kecilkecil sementara saat posyandu buka, tidak ada yang jaga sebagian anaknya. Di sudut lain warga masyarakat kurang mau ke posyandu karena kalau ada anak sakit, posyandu tidak mengobatinya kecuali sekedar menganjurkan ke puskesmas atau ke rumah sakit, sehingga warga masyarakat lebih cenderung langsung saja ke puskesmas daripada ke posyandu (Riskesdas, 2008: 223  –  227). 2.   Faktor pranata hukum “Legalitas” kesehatan  Sejumlah praktik medis tradisional telah dilegalisasi oleh Kementerian Kesehatan seperti: akupunktur, tetapi pemraktik lainnya seperti magik-religious, herbalis, dukun patah tulang, dan paraji,  belum secara resmi mendapat izin praktik. Masalahnya selain cara bekerjanya yang belum dapat diketahui secara tepat. 3.   Faktor bahasa istilah atau penjelasan dalam dunia kedokteran tidak dipahami warga masyarakat sewaktu dikomunikasikan oleh petugas kesehatan. Sehingga warga yang awam cenderung salah menginterpretasi (mis-komunikasi). Begitu juga tentang pemraktik medis tradisional cenderung menjelaskan kepada warga masyarakat istilah kedokteran modern (untuk  jastifikasi) dengan mengkomunikasikannya dengan istilah-istilah medis tradisional yang sebenarnya tidak sama. Di satu segi warga masyarakat merasa dapat dukungan spiritual yaitu mendapatkan pengobatan sebenarnya dari pengobat tradisional seperti dukun sebagai  pengganti dokter biomedis. Sanggahan: Menurut saya faktor penghambat pengembangan kesehatan di indonesia jika dilihat dari sudut sosial budaya bukan dari faktor  Agama dan Kepercayaan Gaib Non Religi ,  Faktor Ekonomi, Faktor Ilmu Pengetahuan, Faktor teknologi, Faktor organisasi sosial, Faktor pranata hukum “Legalitas” kesehatan, Faktor bahasa tetapi dari Keterbatasan ekonomi yang menjadi salah satu  penyebab masyarakat tak mampu memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang ataupun mendapatkan pelayanan kesehatan, Masih sangat rentannya masalah mengenai pengetahuan masyarakat akan pentingnya kesehatan, ini mungkin disebabkan karena kurangnya   pengetahuan tentang kesehatan ataupun kurangnya penyuluhan kesehatan yang merata dari  berbagai lapisan masyarakat, Minimnya pelayanan kesehatan yang tidak menjangkau seluruh lapisan masyarakat, Masih kurangnya dalam menanggulangi faktor teknis dan non teknis yang berada di luar batas kemampuan petugas kesehatan, seperti halnya mekanisme rujukan medis pada saat ini masih belum mendukung upaya menurunkan kematian perinatal di suatu wilayah, Pemerintah masih memandang sector kesehatan sebagai sector konsumtif, kesehatan tidak dilihat sebagai investasi, tetapi hanya dilihat sebagai sektor kesejahteraan yang dinilai menjadi beban biaya, dan Memprioritaskan bidang  –   bidang pembangunan kesehatan seperti kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Sumber: Tumanggor, R. 2010. Masalah-Masalah Sosial Budaya Dalam Pembangunan Kesehatan di Indonesia. Jurnal Masyarakat dan Budaya. Volume. 12, No. 2. Bagaimana hubungan kebudayaan dan pengobatan tradisional
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks