RPP KOLOID KTSP

7 pages
21 views

Please download to get full document.

View again

of 7
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Berisi RPP mata pelajaran kimia materi koloid
Transcript
  RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMA Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XI/II Materi Pembelajaran : Sifat-sifat koloid Alokasi Waktu : 25 menit I.   Standar Kompetensi  : Menjelaskan sistem dan sifat koloid serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. II.   Kompetensi Dasar  : Mengelompokkan sifat-sifat koloid dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. III. Indikator  : A.   Kognitif 1.   Produk Mendeskripsikan sifat-sifat koloid 2.   Proses Proses untuk mencapai indikator dilakukan dengan menggunakan model  pembelajaran talking stick   yaitu a.   Membaca dan mempelajari materi  b.   Menjawab pertanyaan guru dan teman sejawat serta membuat pertanyaan c.   Kemampuan berkomunikasi atau menyumbang ide atau pendapat d.   Menyimpulkan materi B.   Afektif 1.   Karakter a.   Jujur  b.   Teliti c.   Bertanggung jawab d.   Mandiri e.   Tekun 2.   Keterampilan Sosial a.   Bertanya   b.   Menyumbang ide atau berpendapat c.   Menjadi pendengar yang baik d.   Berkomunikasi IV. Tujuan Pembelajaran  : A.   Kognitif 1.   Produk Secara mandiri, siswa dapat mendeskripsikan sifat-sifat koloid 2.   Proses a.   Secara mandiri, siswa mampu mempelajari dan memahami materi  b.   Siswa mampu menjawab pertanyaan dari guru maupun teman sejawat serta mampu membuat pertanyaan sendiri c.   Siswa mampu berkomunikasi dengan baik atau dapat menyumbangkan ide atau  pendapatnya d.   Siswa mampu menyimpulkan materi pelajaran yang telah didapatkan B.   Efektif 1.   Karakter Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, paling tidak siswa dinilai membuat kemajuan dalam menunjukkan karakter  jujur, teliti, bertanggung  jawab, mandiri dan tekun. 2.   Keterampilan Sosial Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, paling tidak siswa dinilai membuat kemajuan dalam menunjukkan perilaku keterampilan sosial bertanya, menyumbang ide atau pendapat, menjadi pendengar yang baik dan komunikatif  . V.   Materi Pelajaran   Sifat-sifat Koloid Sifat-sifat koloid harus kita pahami karena sangat berguna dan ada kaitannya dengan kehidupan kita sehari-hari. 1.   Efek Tyndal Pada umumnya sistem koloid tampak agak keruh, atau berupa gumpalan seperti agar-agar atau lem kanji. Tetapi selain itu ada juga koloid yang bening transparan seperti sol dari  senyawa As 2 S 3 yang kuning jernih dan sol Fe(OH) 3  yang merah jernih seperti air teh, sehingga sulit membedakan antara koloid yang seperti itu dengan larutan. Suatu sifat khas yang membedakan sistem koloid dengan larutan adalah dengan  percobaan Tyndal.  Bila suatu larutan (larutan sejati) disinari dengan sinar tadi akan diserap dan hanya sebagian kecil yang dipancarkan. Bila seberkas sinar dilewatkan pada  sistem koloid maka sinar tersebut akan dihamburkan oleh partikel koloid, sehingga sinar  yang melalui sistem koloid akan teramati berupa jalur cahaya. Sifat khas koloid yang dapat menghamburkan berkas cahaya, dikenal dengan nama Efek Tyndall. Contoh efek Tyndall dalam peristiwa berikut : a.   Cahaya matahari jelas sekali berkasnya disela-sela pohon yang sekitarnya berkabut.  b.   Berkas cahaya matahari tampak jelas di sela-sela diinding dapur yang banyak asapnya. c.   Sorot cahaya mobil berkasnya tampak jelas pada derah yang berkabut. 2.   Gerak Brown Partikel koloid dapat bergerak lurus tetapi arahnya tidak menentu (gerak zig-zag). Penemu gerakan partikel koloid seperti itu adalah Robert Brown dan gerak zig zag partikel koloid disebut gerak Brown. Gerak Brown adalah gerak zig zag dari partikel koloid yang hanya dapat diamati dengan mikroskop ultra. Gerak Brown itu disebabkan adanya tumbukan dari partikel medium pendispersi pada partikel koloid yang terdispersi. 3.   Adsorpsi Partikel koloid dapat mengabsorpsi ion atau muatan listrik. Adsorpsi adalah proses  penyerapan di permukaan. Partikel koloid dari Fe(OH) 3 , bermuatan positif dalam air, karena mengabsorpsi ion positif, sedangkan partikel koloid As 2 S 3  dalam air bermuatan negatif karena mengabsopsi ion negatif. Contoh penerapan sifat koloid ini dalam kehidupan yaitu :    Penyembuhan sakit perut yang disebabkan oleh bakteri Apabila kita sakit perut yang disebabkan oleh bakteri maka kita dianjurkan minum oralit. Oralit daapt menyembuhkan sakit perut karena dalam usus dapat membentuk sistem koloid yang mampu mengabsorpsi bakteri, sehingga bakteri itu mati. 4.   Elektroforesis Untuk membuktikan bahwa partikel koloid bermuatan, dapat dilakukan melalui  percobaan elektroforesis. Dalam percobaan dicampurkan koloid dari Fe(OH) 3  yang   berwarna merah dan koloid As 2 S 3  yang berwarna kuning, campuran dari sistem koloid tadi dimasukkan dalam alat elektroforesis (tabung U). Kutub positif dan negatif dihubungkan dengan arus listrik searah. Dari percobaan yang telah dilakukan, ternyata daerah kutub (+) menjadi berwarna kuning dan daerah kutub (-) menjadi berwarna merah. Dari hasil pengamatan tersebut dapat dinyatakan bahwa koloid As 2 S 3  bermuatan negatif kerana ditarik oleh elektrode positif dan koloid Fe(OH) 3  bermuatan  positif karena ditarik oleh elektrode negatif. Jadi, elektroforesis adalah suatu cara untuk menunjukkan bahwa partikel koloid dapat bermuatan.  5.   Koagulasi Penggumpalan partikel koloid disebut koagulasi. Penggumpalan partikel koloid  biasanya dapat dilakukan secara mekanis, fisis, dan kimia.  Mekanis : menggumpalkan koloid dengan pemanasan, pengadukan dan pendinginan. Misalnya : koloid agar-agar dalam air akan menggumpal bila dipanaskan.  Fisis : contoh penggumpalan koloid secara fisis adalah penggunaan alat cottrel. Asap atau debu dari cerobong pabrik dapat digumpalkan dengan alat listrik atau cottrel.  Kimia :  cara ini dilakukan dengan menambahkan zat elektrolit bermuatan lawan ke dalam koloid sehingga koloid akan menggumpal. Contoh : tawas mengandung elektrolit Al 2 (SO 4 ) 3  yang berisi ion Al 3+  dapat menggumpalkan  partikel koloid dalam air, karena lumpur berupa koloid yang bermuatan negatif. Hal ini digunakan juga pada proses penjernihan air. 6.   Emulsi / Pelindung Koloid pelindung merupakan sifat koloid yang dapat melinndungi koloid lain. Koloid  pelindung pada emulsi di sebut emulgator. Koloid pelindung membentuk lapisan di sekeliling partikel koloid sehingga melindungi muatan partikel koloid tersebut. Contoh :    Tinta tidak mengendap karena dicampur dengan koloid pelindung    Pada pembentukan es krim dicampurkan gelatin sebagai koloid pelindung yang berguna mencegah pengkristalan es    Susu tidak menggumpal karena terdapat kasein dalam susu sebagai koloid pelindung.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x