Bab 6 Memperkuat Posisi Daya Saing Perusahaan

4 pages
204 views

Please download to get full document.

View again

of 4
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Manajemen Strategik dan Kepemimpinan
Transcript
  MANAJEMEN STRATEJIK dan KEPEMIMPINAN MEMPERKUAT POSISI DAYA SAINGPERUSAHAAN Oleh:Listya Nindita2! 2#!!! Di$%y And&iyant'2! 2#!!!(PROGRAM PENDIDIKAN PRO)ESI AKUNTANSI)AKULTAS EKONOMI DAN *ISNISUNI+ERSITAS *RA,IJAYA2!(  Me-ilih St&ate.i O/ensi/ 0 Pilihan1ilihan St&ate3i% 4nt4% Me-e&5ai%i P'sisi Pasa&Pe&4sahaan Beberapa perusahaan yang sukses terbukti berupaya meraih manfaat-manfaat darikepemimpinan pangsa pasar mereka, atau nilai laba yang jauh melebihi laba para pesaing, pertumbuhan bisnis yang lebih cepat, serta yang sangat penting adalah kenyataan bahwa perusahaan-perusahaan seperti itu mendapatkan reputasi atau pengakuan sebagai perusahaanyang unggul dalam perjalanan bisnisnya.Ada beberapa prinsip ofensif yang dipakai oleh banyak perusahaan yang sukses akanmencakup sebagai berikut : ã Memilih basis penyerangan (ofensif kompetitif  ã Memilih pesaing-pesaing mana yang akan dipilih ã !trategi lautan biru satu jenis strategi ofensif  St&ate.i De/ensi/ 0 Melind4n.i P'sisi Pasa& dan Ke4n..4lan K'-etiti/  #ujuan dari strategi defensif atau berthan adalah untuk : a menurunkan risikodiserang, b memperlemah dampak serangan yang dilakukan pesaing, dan c mempengaruhi perusahaan penantang atau pesaing untuk menyerang target yang lain. Pen.at4&an ,a%t4 Unt4% Tinda%an O/ensi/ ata4 De/ensi/ St&ate3i% Pe&4sahaan $entingnya pengaturan waktu ini mengingatkan bahwa apapun tindakan yang padaakhirnya diambil tidak serta merta menjamin keberhasilan strategi termasuk bila perusahaanmemilih menjadi perintis. Beberapa potensi keuntungan serta konsekuensi atas tindakan-tindakan yang diambil, yakni : ã $otensi keuntungan sebagi perintis%pelopor  ã $otensi risiko sebagai perintis atau potensi keuntungan sebagai perusahaan yangmengambil tindakan belakangan ã $ilihan menjadi perintis atau tidak  Me-e&%4at P'sisi Pasa& Pe&4sahaan Melal4i S$'e Oe&asinya &eputusan-keputusan yang berkaitan dengan scope operasi berfokus pada akti'itasmana saja yang akan dilakukan oleh perusahaan secara internal, dan mana yang tidak. Scope operasi ini ada dua macam, yakni : ã  Scope orisontal, berkaitan dengan jajaran segmen produk dan jasa yang ditawarkanoleh perusahaan di pasar. )ontohnya adalah merger dan akuisisi. ã  Scope  *ertikal, sejauh mana perusahaan terlibat dalam akti'itas-akti'itas yangmenciptakan mata rantai nilai keseluruhan dalam industri. St&ate.i Me&.e& H'&is'ntal dan A%4isisi Mengkombinasikan operasi dua atau lebih perusahaan melalui merger dan akuisisiadalah sebuah strategi yang menarik untuk memperkuat daya saing perusahaan, yang padaakhirnya membuka peluang-peluang baru di pasar. Ada lima manfaat yang didapat dari merger   atau akuisisi, yakni :a.Meningkatkan efisiensi operasional perusahaan b.Mengembangkan diferensiasi produk c.Mengurangi persaingan di pasar d.Meningkatkan daya tawar perusahaan terhadap supplier dan pembeli  e.Meningkatkan fleksibilitas serta kemampuan dinamis perusahaanAda banyak hal yang menyebabkan baik merger   maupun akuisisi gagal mencapai hasil yangdiharapkan, misalnya seperti : ã $enghematan biaya terlalu kecil dan tak berdampak  ã asil pencapaian kapabilitas daya saing dicapai terlalu lama, atau malah tidak berhasildicapai sama sekali ã +paya-upaya untuk membentuk budaya perusahaan mendapatkan hambatan besar dari para karyawan ã $erbenturan kultur atau kepentingan para pemangku kepentingan dari perusahaan- perusahaan yang merger yang terlibat dalam proses akuisisi. St&ate.i Inte.&asi +e&ti%al !trategi integrasi secara 'ertikal yang dilakukan perusahaan pada dasarnya adalahstrategi membangun mata rantai operasi (dan produksi menyeluruh, atau nyaris menyeluruh,dari hulu ke hilir. Beberapa hal yang berkaitan dengan !trategi ntegrasi *ertikal, seperti : ã &eunggulan-keunggulan !trategi ntegrasi *ertikal ã &elemahan-kelemahan !trategi ntegrasi *ertikal ã Menimbang-nimbang keuntungan dan kerugian menerapkan !trategi ntegrasi*ertikal St&ate.i Alihdaya 6 Outsourcing  7 : Me&a-in.%an  Scope  Oe&asi'nal Berkebalikan dari strategi integrasi 'ertikal, strategi alihdaya atau outsourcingmerampingkan scope operasional bisnis perusahaan. !trategi alihdaya melibatkan keputusan penuh kesadaran dari manajemen perusahaan untuk meninggalkan beberapa mata rantai nilaidan melimpahkannya pada pihak ketiga (eksternal yang dianggap akan lebih efisien. engancara ini, maka manajemen akan berfokus pada beberapa hal saja, misalnya menjaga imagedan merek serta melakukan pemasaran yang efektif. St&ate.i Aliansi dan Ke-it&aan Aliansi stratejik dan kemitraan yang bekerjasama menyediakan cara untuk mendapatkan beberapa manfaat yang ditawarkan oleh integrasi 'ertikal, outsourcing(alihdaya serta merger dan akuisisi, dan pada saat yang sama meminimalkan masalah-masalah yang mungkin timbul.Aliansi stratejik adalah kesepakatan formal antara dua atau lebih perusahaan yangterpisah dimana di dalamnya terkandung kolaborasi yang secara stratejik rele'an, keduanyasama-sama memberi kontribusi sumberdaya, berbagi risiko dan kendali atas operasional bisnis, dan saling tergantung satu sama lain. #ak jarang aliansi tersebut juga terlibat dalamakti'itas, pemasaran, penjualan dan distribusi bersama, berkolaborasi dalm mendesain sertamemproduksi produk baru dan bersama-sama mengembangkan teknologi. #erdapat limafaktor yang membuat sebuah aliansi disebut stratejik/ yang jelas mebedakannya denganaliansi atau kerjasama pada umumnya, yakni :a.Aliansi tersebut membantu membangun, mempertahankan, atau meningkatkankompetensi utama atau keunggulan kompetitif perusahaan. b.Aliansi tersebut membantu menghadap ancaman-ancaman persaingan.c.Aliansi tersebut meningkatkan daya tawar para anggota aliansi terhadap supplier ataupun pembeli.  d.Aliansi tersebut membantu membuka peluang-peluangn pasar baru yang penting.e.Aliansi tersebut dengan teliti memperhitungkan risiko yang signifikan terhadap bisnis perusahaan.Aliansi-aliansi bisnis terbaik selalu seletif, berfokus pada akti'itas-akti'itas penciptaan nilai-nilai tertentu, di dalam atau melampaui batasan-batasan industri, termasuk saat mencapaimanfaat-manfaat kompetitif tertentu. &esemuanya itu akan membuat perusahaan lebihmampu membangun kekuatannya dan terus belajar. 
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks