Anemia Apda Lansia

10 pages
33 views

Please download to get full document.

View again

of 10
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
ANEMIA PADA GERIATRI Salah satu masalah kesehatan yang sering diderita orang–orang lansia yaitu anemia, dan ini merupakan kelainan hematologi yang paling sering dijumpai pada lansia. Anemia merupakan masalah yang signifikan pada pasien usia lanjut. Anemia bukanlah suatu kesatuan penyakit tersendiri (disease entity), tetapi merupakan gejala berbagai macam penyakit dasar (underlying disease).3 Prevalensi anemia pada pria lanjut usia adalah 6-30% , sedangkan pada wanita lanjut usia adalah 10-22%12.
Transcript
  1 ANEMIA PADA GERIATRI Salah satu masalah kesehatan yang sering diderita orang  –  orang lansia yaitu anemia, danini merupakan kelainan hematologi yang paling sering dijumpai pada lansia. Anemia merupakanmasalah yang signifikan pada pasien usia lanjut. Anemia bukanlah suatu kesatuan penyakittersendiri (disease entity) , tetapi merupakan gejala berbagai macam penyakit dasar  (underlying disease). 3 Prevalensi anemia pada pria lanjut usia adalah 6-30% , sedangkan pada wanita lanjutusia adalah 10-22%12. Akan tetapi, prevalensi tersebut meningkat secara signifikan pada usia diatas 75 tahun. 1   Meningkatnya insidensi anemia dihubungkan dengan bertambahnya usia telahmenimbulkan spekulasi bahwa penurunan hemoglobin kemungkinan merupakan konsekuensidari pertambahan usia. 2 Akan tetapi tingginya angka kejadian penyakit kronik dan anemia penyakit kronik, hendaknya menjadikan para klinisi untuk lebih waspada terhadap anemia padalansia. Pada lansia penderita anemia, berbagai penyakit penyerta lebih mudah timbul dan penyembuhan penyakit akan semakin lama. Hal ini dapat membawa dampak yang buruk kepadaorang  –  orang lansia. Dari suatu hasil studi dilaporkan bahwa laki-laki lansia yang menderitaanemia, resiko kematiannya lebih besar dibandingkan wanita lansia yang menderita anemia. Jugadilaporkan bahwa lansia yang menderita anemia oleh karena penyakit infeksi mempunyai resikokematian lebih tinggi. 3   Penyebab anemia yang paling sering pada lansia yaitu penyakit kronik. Manifestasi penyakit kronik pada lansia seringkali berbeda dengan penyakit kronik pada usia muda.Prevalensi dan akumulasi penyakit kronik yang meningkat pada lansia, sering memberikan gejalayang mengaburkan atau menutupi gejala penyakit atau masalah akut yang baru dialami karenaadanya tumpang tindih antara tanda dan gejala penyakit kronik dan akut. Dengan besarnya prevalensi anemia penyakit kronik pada lansia, dapat dikatakan bahwa anemia menjadi gejalayang paling sering timbul pada lansia dengan penyakit kronik. Namun, karena frekuensinya yangdemikian sering, anemia seringkali tidak mendapat perhatian dan dilewati oleh para dokter di praktek klinik.3 Oleh sebab itu, dalam diagnosis anemia pada lansia tidaklah cukup hanyasampai kepada label anemia saja, tetapi harus dipikirkan mengenai penyakit yang mendasarinya.Sehingga, perlu dilakukan evaluasi lanjutan walaupun gejala klinis yang lain tidak ada. 4    2 A. Etiologi Anemia pada lanjut usia dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, antara laingenetik, defisiensi vitamin, defisiensi besi, dan penyakit lain. Penyebab anemia yang palingumum pada lanjut usia adalah penyakit kronik, termasuk inflamasi kronik, keganasan, daninfeksi kronik. Sedangkan Menurut hasil studi NHANES III (  National     Health and Nutrition Examination Study ), terdapat 3 penyebab utama anemia pada usia lanjut, yaitu : 3  1.   Defisiensi nutrisi / kehilangan darah2.   Inflamasi / penyakit kronik 3.   Anemia yang tidak dapat dijelaskan ( unexplained  )Proses menua akan berjalan searah dengan menurunnya kapasitas fungsional, baik padatingkat seluler maupun tingkat organ. Menurunnya kapasitas untuk berespon terhadaplingkungan internal yang berubah cenderung membuat orang usia lanjut sulit untuk memeliharakestabilan status fisik. Lansia secara progresif akan kehilangan daya tahan terhadap infeksi dan akan makin banyaknya distorsi metabolik dan struktural yang disebut sebagai “penyakitdegeneratif“. Dengan banyaknya distorsi dan penurunan cadangan sistem fisiologis akan terjadi  pula gangguan terhadap system hematopoiesis. 4  Menurut The Baltimore Longitudinal Study of Aging  , proses menua dibedakan atas 2 bagian yaitu proses menua normal (  primary aging  ) dan proses menua patologis (  secondaryaging  ). Proses menua normal merupakan suatu proses yang ringan ( benign ), ditandai denganturunnya fungsi secara bertahap tetapi tidak ada penyakit sama sekali sehingga kesehatan tetapterjaga baik. Sedangkan proses menua patologis ditandai dengan kemunduran fungsi organsejalan dengan umur tetapi bukan akibat umur bertambah tua, melainkan akibat penyakit yangmuncul pada umur tua. 5  Menurut  Lodovico Balducci , khususnya pada kasus keganasan, anemia pada pasien lanjutusia dapat menyebabkan turunnya mobilitas, mengurangi kemampuan respon pasien lanjut usiauntuk menerima pengobatan, dan bahkan dapat menimbulkan delirium dam demensia. 2  Perbedaan derajat anemia yang timbul dari penyakit kronik tidak hanya disebabkan olehkronisitas penyakit itu sendiri. Hal-hal yang dapat menurunkan nilai hemoglobin secara cepatantara lain adalah adanya perdarahan organ, gejala penyerta yang timbul (melena, hematemesis)serta tindakan medis seperti post operasi, post amputasi, dan lain-lain. 5    3 B. Epidemiologi  Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) definisi anemia (<13g Hb / dL untuk priadan <12 g Hb / dL untuk wanita). Menurut NHANES III (Third National Health and NutritionExamination Study) 11,0% pria dan 10,2% wanita menderita anemia sperti pada gambar 1.Meskipun prevalensi anemia lebih besar pada wanita dibandingkan pria berusia <75 tahun, padausia 75 tahun prevalensi laki-laki melebihi sekitar 5 % prevalensi perempuan. 6  Berdasarkan studi NHANES III, kejadian anemia pada pria dan wanita yang lebih tuadari usia 65 masing-masing adalah 11% dan 10%. Prevalensi anemia naik dengan cepat setelahusia 50, mendekati tingkat yang lebih besar dari 20% pada orang-orang berusia 85 tahun ataulebih. Diperkirakan bahwa lebih dari 3 juta orang Amerika berusia 65 tahun dan lebih tuamengalami anemia. Sebuah perbedaan etnis yang luas juga tercatat, dengan kulit hitam non-Hispanik memiliki tingkat anemia tiga kali lipat dari kulit putih non-Hispanik. 1    4 C. Patofisiologi Kondisi fisik dan psikososial lansia yang mulai menurun menimbulkan berbagai masalahkesehatan. Permasalahan yang biasanya muncul adalah penyakit degeneratif dan masalahkesehatan yang berkaitan dengan gizi.Kebutuhan zat gizi lansia lansia yang tergolong aktif tidak jauh berbeda, bahkancenderung sama dengan orang dewasa sehat. Lansia yang tergolong sehat masih mampu untuk mengurus diri mereka sendiri, sedangkan sebagian lain sudah sangat terbatas kemampuannya bahkan bergantung pada orang lain. 3  Anemia pada lansia merupakan satu dari berbagai masalah kesehatan yang berkaitandengan gizi.   Penyebab anemia paling umum pada usia lanjut adalah penyakit kronis (35%) dandefisiensi besi (15%). Namun pada sejumlah besar kasus, mekanisme yang mendasari terjadinyaanemia masih belum dapat dijelaskan. 5  Pada umumnya lansia sudah tidak memiliki gigi yang sempurna lagi. Oleh karenanya,lansia memiliki keterbatasan untuk mengkonsumsi sumber zat besi hewani (besi heme). Padahalketersediaan biologik besi heme pada sumber hewani lebih tinggi dari sumber nabati. Kurangnyakonsumsi dari sumber pangan hewani juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi.Sementara itu, lapisan lambung lansia yang menipis mengakibatkan sekresi HCl dan pepsin berkurang. Sehingga berdampak terhadap menurunnya penyerapan vitamin B12 dan zat besi.
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x