93392821 Fisiologi Bayi Baru Lahir

51 pages
25 views

Please download to get full document.

View again

of 51
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
fsiologi bbl
Transcript
  FISIOLOGI   BAYI BARU LAHIRI.PENDAHULUAN Neonatus didefinisikan sebagai bayi dalam usia 44 minggu pertama usia postkonsepsi (PCA) dimana PCA adalah usia kehamilan pasca kelahiran. Neonatus sendiri dibagi menjadi neonatus awal dengan usia hingga tujuh hari pertama dan neonatus akhir yaitu dari hari ke! sampai hari ke #. $ayi baru lahir (newborn) adalah bayi dalam waktu 4 jam pertama lahir sedangkan infant adalah anak sampai usia satu tahun. % $ayi yang baru lahir dikelompokkan berdasarkan usia kehamilan dan bertanya. $ayi kurang bulan (premature) yaitu yang lahir kurang dari &! minggu. $ayi cukup bulan (mature) yaitu bayi yang lahir antara &!4 minggu'sedangkan bayi lebih bulan (postmature) yaitu bayi yang lahir lebih dari 4 minggu. enurut beratnya' dikatakan kecil massa kehamilan () apabila bayi yang lahir dengan berat dibawah percentile %*' sesuai massa kehamilan (+) apabila berada diantara percentile %*,#' dan diatas percentile ,# artinya besar massa kehamilan ($). eskipun bayi  beratnya dapat sama dengan bayi premature' akan tetapi terdapat perbedaan karakter fisiologik diantara keduanya. $ayi  memiliki hutang gi-i dan kekurangan lemak tubuh yang dapat meningkatkan resiko hipotermi' hipoglekimia yang dapat berkembang lebih cepat serta terdapat penuturan jumlah cadangan glikogen dalam tubuh. +el darah merah ($C) dan /olume darah total pada bayi  lebih tinggi dibandingkan pada bayi premature. Peningkatan $C ini dapat berperan dalam terjadinya polisitemia yang berperan dalam peningkatan kekentalan  darah. $ayi  memiliki fungsi paruparu mendekati bayi yang lahir normal pada umumnya. Pemeriksaan fisik pada bayi premature didapatkan kulitnya lebih tipis dan transparan tidak ada garisgaris telapak (minimal)' jarijari kesannya lemah' pertumbuhan tulang rawan telinga belum sempurna' pada wanita testisnya biasanya belum turun dan pertumbuhan scrotumnya belum sempurna.$erat badan bayi lahir dapat turun %*0 dibawah berat badan lahir pada minggu pertama kelahiran disebabkan oleh ekskresi cairan ekstra1askuler yang berlebihan dan kemungkinan oleh asupan makanan yang kurang. asukan makanan membaik ketika kolostrum diganti dengan susu yang lebih berlemak. $ayi harus terus tumbuh dan melebihi berat badanlahir pada saat umur minggu dan harus bertumbuh kirakira &* gr2hari selama bulan pertama. 3erakangerakan pada bayi baru lahir seringkali tidakterkontrol kecuali pandangan mata' pergerakan kepala dan penghisapan. +enyum terjadi tanpa keinginan sendiri' menangis sering kali terjadi terhadap respon yang tidak jelas meskipun terkadang mungkin jelas kelihatan (popoknya basah). Puncak menangis secara normal yaitu sekitar usia  minggu' bayi dapat menangis hingga & jam2hari kemudian berkurang menjadi% jam atau kurang pada usia & bulan. & II.SISTEM PERNAFASAN BAYI BARU LAHIR 5erdapat perbedaan anatomi pada sistem pernafasan neonatus' bayibayi kecil' dan orang dewasa 6 o epalanya relatif lebih besar dan lehernya lebih pendek.  o 7idahnya relatif lebih besar secara proporsional dengan rongga mulut. o 7ubang hidung lebih sempit dan kemungkinan menyebabkan hambatan akibat sekresi maupun edema yang dapat menyebabkan masalah yang serius. Neonatus bisa diistilahkan sebagai indi1idu yang bernapas melalui hidung' tetapi hal ini masih dipertanyakan. $eberapa neonatus mungkin tidak dapat memindahkan jalan napasnya melalui mulut apabilalubang hidungnya tersumbat. o Posisi laring lebih ke daerah cephalic (C4) ke arah anterior dan a8is terpanjangnya berjalan lurus pada daerah inferior dan daerah anretior. o 9alan napas akan sangat sempit pada daerah kartilago krikoid tepat dibawah dari plika 1okalis. artilago ini merupakan satu : satunya bagian yang dapat pada jalan napas. 5rauma pada jaringan ini akan menyebabkan edema' bahkan edema dalam jumlah kecil yang berbentuk lingkaran akan mengakibatkan penurunan area jalan napas pada bayi : bayi tersebut. o ;piglottis umumya relatif panjang dan kaku. ;piglottis berbentuk < dan tampak posterior pada sudut 4= derajat diatas dari glottis. $iasanya' epiglottis ini diangkat dengan menggunakan bilah dari laringoskopi sebelum glottis terlihat. o 5rakeanya pendek (sekitar = cm pada neonatus). o $ronkus utama kanan lebih luas dibandingkan yang kiri dan lebih mendatar. o >iafragma tinggi o  Al1eoli belum mengembang. o arena tulang rusuknya lebih hori-ontal' 1entilasi dari bayi : bayi umumya diafragmatika. /iscera abdominal berukuran besar dan dapat menghambat pernapasan diafragma' terutama apabila traktus gastrointestinalnya mengalami perubahan ukuran yang lebih besar. 4 Cabang bronkus terbentuk sempurna pada usia kehamilan % minggu'belum ada al1eolus yang tampak sampai 4  minggu usia kehamilan.  +ehingga jika bayi lahir pada usia tersebut maka permukaan untuk difusi gas menjadi terbatas. Antara minggu 4 # sel kubis berubah menjadi sel gepengdan berdifferensiasi menjadi pneumosit (granuler) tipe % dan tipe . Pada usia& & minggu ruang udara bertambah banyak' pada saat bersamaan fospopolipid yang merupakan surfaktan utama diparuparu mulai melapisi ruangruang udara di al1eolus reminalis. +eurfaktan ini diproduksi oleh monosit tipe tipe dan sangat penting untuk menjaga stabilitas dari al1eolus. 9adi' kematangan paru fetus dapat die1aluasi dengan cara mengukur rasio fospolipid' lechithin dan spingometlin dalam cairan amnion. asio ? artinya fungsi paru sudah matang' jika surfaktan kurang maka dapat menyebabkan @yalim membrane disease (@>) atau respirator distress syndrome (>+). 3erakan pernapasan dimaulai sejak masa uteri dan karakteristiknya berlangsung cepat' ireguler' dan akan teratur selama kehamilan yang cukup lama. Normalnya' pernapasan ini muncul &*0 dari keseluruhan waktu sepanjang trimester ketiga' berbeda dengan keadaan saat tidur pada fetus dan tiap subjek indi1idu 1ariasinya berbeda. Pergerakan pernapasan fetus akan menyebabkan perkembangan pada paruparu dan menjadikan latihan obatobat respirasinya. Pengawasan terhadap pergerakan ini akan memberikan informasi pada kesehatan dari fetus itu sendiri. @ipoksemia menimbulkan penurunan terhadap pernapasan dari fetus' dan hipoksemia yang berat akan menimbulkan pergerakan yang terputusputus. Paruparu fetus terisi oleh cairan' yang bergerak oleh akti1itas otototot pernapasan. +etelah  hingga # minggu dari masa kehamilan' produksi dari surfaktan dibuat oleh pneumosit tipe . +urfaktan disekresikan ke dalam paruparu dan dapat dideteksi di dalam contoh cairan amnion' memberikan penialain diagnostik kematangan paru dan prognosis dari neonatus itu. 4 1.Kontrol Pernapasan Paa Neonat!s
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x